CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Tambah 4 Armada Kapal, MITI Gelontorkan Investasi Senilai Rp 22,75 Miliar


Kamis, 10 September 2026 / 17:30 WIB
Tambah 4 Armada Kapal, MITI Gelontorkan Investasi Senilai Rp 22,75 Miliar
ILUSTRASI. Mitra Investindo (MITI) memperkuat bisnis pelayaran dan logistik melalui penambahan empat armada kapal   (Dok/MITI)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan granit dan industri minyak, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) memperkuat bisnis pelayaran dan logistik melalui penambahan empat armada kapal yang dilakukan oleh entitas anak, PT Wasesa Line. 

Wasesa Line membeli tiga unit tugboat, yakni TB Vanvorine, TB Fearless, dan TB Noble, dengan daya mesin masing-masing 659 horsepower (HP). Wasesa Line juga mengakuisisi satu unit LCT Inneke 02 dengan daya mesin 620 HP.

Untuk mencaplok empat armada itu, MITI menggelontorkan anggaran Rp 22,75 miliar. Adapun seluruh pembelian kapal ini berasal dari kas internal MITI, tanpa menyebutkan adanya pendanaan eksternal.

Baca Juga: Harga Minyak Reli, Brent Bertahan di Atas US$ 100 Per Barel: Ini Pemicunya

Presiden Direktur Mitra Investindo Andreas Tjahjadi mengatakan, penambahan armada menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas operasional sekaligus meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan bisnis transportasi laut.

“Penambahan tiga tugboat dan satu LCT di Wasesa Line  merupakan langkah strategis MITI untuk memperkuat kapasitas armada dan meningkatkan kemampuan operasional,” kata Andreas dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Tiga unit tugboat tersebut akan digunakan untuk mendukung jasa towing, pengangkutan, operasional kapal, serta kegiatan logistik laut. Sementara LCT Inneke 02 akan digunakan mengangkut kargo, alat berat, dan kebutuhan logistik lainnya.

Andreas bilang penambahan armada diharapkan memperluas cakupan layanan kepada pelanggan sekaligus mendukung sistem distribusi energi nasional. Salah satu pelanggan Wasesa Line adalah PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Setelah penambahan empat kapal tersebut, MITI melalui Wasesa Line akan memiliki sembilan armada. Armada itu terdiri dari tiga tugboat, satu LCT, empat crew boat, dan satu Anchor Handling Tug Supply (AHTS).

 

Andreas menyebut tambahan armada tersebut akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi MITI dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia transportasi laut dan logistik terintegrasi.

“Kami melihat kebutuhan jasa transportasi laut dan logistik masih memiliki prospek pertumbuhan yang baik, sehingga penambahan armada ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan,” ucap dia. 

Penambahan armada ini turut menjadi bagian dari strategi MITI untuk mendorong pertumbuhan organik bisnis pelayaran. Andrea bilang MITI juga mengembangkan bisnis tersebut sebagai penyedia jasa total logistics.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×