kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Tahun depan, CPIN bangun pabrik di Padang dan Bali


Senin, 21 Oktober 2013 / 15:42 WIB
ILUSTRASI. Rukun Raharja (RAJA) sudah menyedot belanja modal (capex) senilai US$ 5,3 juta di Kuartal I 2022.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengincar lokasi pembangunan pabrik pakan ternak baru. Usai membangun di Cirebon, Jawa Barat, CPIN kini melirik pembangunan pabrik di Bali dan Padang, Sumatera Barat.

Ong Mei Sian, Direktur CPIN menjelaskan, untuk rencana ini, pihaknya sudah menyiapkan lahan pabrik di Padang dan Bali. Kedua pabrik itu memiliki kapasitas produksi masing-masing sebesar 20.000 ton pakan ternak per bulan.

"Investasinya masing-masing sebesar US$ 20 juta," ujarnya kepada wartawan, Senin (21/10). Mei bilang, pembangunan pabrik direncanakan pada semester pertama tahun depan, dengan masa pembangunan selama setahun.

Sementara itu, proses pembangunan pabrik di Cirebon saat ini sudah memasuki tahap akhir. Dia bilang, pabrik tersebut mempunyai kapasitas produksi sebesar 20.000 ton per bulan.

Pabrik Cirebon diproyeksikan dapat beroperasi penuh di tahun depan. "Tahun ini produksi pakan ternak 5 juta ton. Tahun depan ditargetkan dapat naik 5% - 10%," ujar Mei.

Adapun anggaran belanja modal  atau capital expenditure (capex) CPIN tahun depan, diproyeksikan tidak berubah dari tahun ini. "Belanja modal kami tahun ini Rp 2 triliun. Tahun depan diproyeksikan sama," terang Mei.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×