kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Surat utang SBI-JP diterbitkan, perhatikan perusahaan penerbitnya


Senin, 10 Desember 2018 / 17:41 WIB
Surat utang SBI-JP diterbitkan, perhatikan perusahaan penerbitnya
ILUSTRASI. SEAM Grup terbitkan SBI-JP senilai Rp 1 triliun


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI-JP) mulai dilirik korporasi. Utang ini memiliki kelebihan tenor pendek ketimbang produk sejenis seperti obligasi dan Medium Term Note (MTN).

“SBI-JP adalah surat utang yang mengincar investor di mana mereka memiliki kebutuhan tenor jangka pendek,” kata Analis Fixed Income MNC Securities, I Made Adi Saputra kepada KONTAN, Senin (10/12).

Salah satu perusahaan yang menerbitkan utang ini adalah PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM Group) yaitu sebesar Rp 1 triliun bertenor 180 hari dan 360 hari, dengan bunga kotor 12% per tahun.

Menurut Made, investor perlu mencermati kinerja emiten yang menerbitkan SBI-JP.

Pertama, kinerja bisa dilihat dari arus kas emiten menjadi salah satu tolak ukur kemampuan emiten untuk mengembalikan pinjaman. Mengingat maksimal tenor SBI-JP selama satu tahun.

Kedua, respons emiten terkait dinamika stabilitas ekonomi di Indonesia. "Bagaimana emiten tersebut menyikapi bila ada kenaikan suku bungan atau naiknya inflasi," kata Made, Senin (10/12).

Dari bunga yang ditawarkan, Made mengingatkan adanya pajak yang dikenakan berbeda dengan surat hutainnya. Karena SBI-JP mengikuti instrumen pajak deposito yakni sebesar 20% dari total dana nasabah.

“Sampai dengan akhir tahun ini pertumbuhannya belum bagus,” kata Made. 

Tahun depan, Made menilai SBI-JP harus mendapatkan regulasi yang jelas terkait mekanisme perdagangan, terutama bagi perusahaan di luar perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×