kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Suplai menyusut, harga minyak kembali mendaki


Kamis, 07 Februari 2013 / 07:31 WIB
ILUSTRASI. Gangguan kecemasan bisa jadi salah stau penyebab keringat dingin.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak minyak dunia jenis WTI kembali menanjak untuk kali kedua dalam tiga hari terakhir. Pagi tadi, harga kontrak minyak untuk pengantaran Maret naik 24 sen menjadi US$ 96,86 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 10.56 waktu Sydney, kontrak yang sama bertengger di posisi US$ 96,84 sebarel.

Kenaikan harga minyak dipengaruhi oleh data pemerintah AS yang menunjukkan adanya penurunan suplai minyak di Cushing, Oklahoma. Asal tahu saja, lokasi ini merupakan tempat cadangan minyak terbesar AS dan titik pengantaran untuk minyak New York.

Data Energy Information Administration menunjukkan, cadangan minyak di Cushing mencatat penurunan sebanyak 315.000 barel pada pekan lalu menjadi 51,4 juta barel. Ini merupakan yang terendah sejak pekan yang berakhir 4 Januari lalu. Sedangkan cadangan bensin mencatatkan kenaikan.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 21 sen menjadi US$ 116,73 per barel di ICE futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×