kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,11   9,81   1.45%
  • EMAS918.000 0,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

SUN diburu, rupiah menguat ke Rp 13.634 per dolar AS


Jumat, 24 Januari 2020 / 08:54 WIB
SUN diburu, rupiah menguat ke Rp 13.634 per dolar AS
ILUSTRASI. Petugas menata tumpukan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Dalam sepekan, kurs rupiah spot masih menguat 0,08%.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat melemah ke Rp 13.643 per dolar Amerika Serikat (AS), nilai tukar rupiah masih berupaya menguat di awal perdagangan hari ini. Jumat (24/1) pukul 8.52 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 13.634 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat tipis 0,04% ketimbang harga penutupan kemarin pada Rp 13.639 per dolar AS.

Dalam sepekan, kurs rupiah menguat 0,08% dari akhir pekan lalu Rp 13.645 per dolar AS. Rupiah pagi ini mencapai level terkuat pada sejak Februari 2018.

Baca Juga: BI Pertahankan Suku Bunga, Dua Sektor Saham Ini Paling Dijagokan

Kemarin, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan pada level 5%. Meski suku bunga tetap, Indonesia dinilai masih memiliki imbal hasil surat utang yang menarik. Yield surat utang negara (SUN) bertenor 10 tahun sudah turun 30 basis point pada bulan Januari.

Kemarin, yield SUN seri FR0082 bertenor 10 tahun berada di 6,62%, turun dalam tujuh hari perdagangan berturut-turut. Penurunan yield ini menunjukkan bahwa harga SUN terus naik dan masih diburu investor.

Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah: Terangkat Kebijakan BI

"Selisih yield ini seharusnya bisa menjaga inflow ke SUN dan menopang rupiah," kata Wellian Wiranto, ekonom OCBC Bank di Singapura kepada Bloomberg. Dia memperkirakan, bank sentral masih akan menahan suku bunga dalam jangka pendek dan membuka peluang pelonggaran lebih lanjut.

 




TERBARU

Close [X]
×