kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Suku bunga Fed tetap, harga emas makin tinggi


Kamis, 01 Februari 2018 / 07:35 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas terus melaju. Kamis (1/2), harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange naik lagi ke US$ 1.349,90 per ons troi. Dalam sehari, harga emas menguat 0,51%.

Harga emas menguat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan yang berakhir tadi malam. Meski menahan suku bunga, bank sentral Amerika Serikat (AS) ini memperkirakan bahwa laju inflasi akan lebih tinggi.

Selama bulan Januari, harga emas menguat 3,1%. Ini adalah kenaikan bulanan terbesar sejak Agustus 2017. Penyebab terbesar penguatan harga emas adalah nilai tukar dollar AS yang melemah.

Marwan Younes, chief investment officer Massar Capital Management mengatakan, inflasi AS bisa mencapai angka 3% pada akhir tahun setelah upah naik lebih tinggi tahun ini. "AS mengalami suku bunga rendah bertahun-tahun dan ini menimbulkan semacam candu," kata Younes kepada Bloomberg.

Efek inflasi yang lebih kencang daripada prediksi The Fed akan mendorong permintaan emas dari para pengelola dana untuk mencari lindung nilai terhadap inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×