kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Subang City jadi senjata utama Surya Semesta (SSIA) sambut kompetisi


Kamis, 16 Januari 2020 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Surya Semesta Internusa Tbk SSIA di kantor pusat, Jakarta. Para analis merekomendasikan beli saham Surya Semesta Internusa (SSIA) dengan prospek penjualan lahan industri.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Analis RHB Sekuritas Andre Benas menilai SSIA tidak hanya diuntungkan oleh keberadaan Subang City Industry. Sebab dari segi sektor industrial estate, Andre menilai sektor ini masih cukup menjanjikan. Apalagi pemerintah tengah gencar untuk meningkatkan foreign direct investment (FDI).

“Jika bicara FDI otomatis yang akan dicari adalah lahan-lahan industri untuk pembuatan pabrik. SSIA menjawab kebutuhan tersebut dengan lahan milik mereka yang di Subang, yang dari segi harga tanah dan UMK lebih murah daripada Karawang,” ujar Andre kepada Kontan.co.id, Rabu (15/1).

Baca Juga: Surya Semesta Internusa (SSIA) buka kawasan pergudangan baru

Andre juga menilai kinerja penjualan lahan industri oleh SSIA akan membaik pada tahun ini. Marketing sales SSIA pada 2019 silam hanya kurang lebih 17 hektare. Sementara untuk tahun ini, SSIA menargetkan akan menjual 20 hektare-25 hektare. Saat ini SSIA mengklaim sudah menjual hingga 13 hektare.

Dengan trend bullish sektor lahan industri serta keberadaan Subang City Industry, Andre memproyeksikan SSIA pada tahun 2020 akan memiliki jumlah pendapatan mencapai Rp 4,5 trilun dengan laba bersih Rp 193 miliar. Sementara Ilham memperkirakan jumlah pendapatan SSIA sebesar Rp 4,4 triliun dengan laba bersih Rp 140 miliar.

Baca Juga: Menteri PUPR dorong penyelesaian jalan akses pelabuhan Patimban

Dengan kinerja yang diperkirakan positif, Andre merekomendasikan untuk membeli saham SSIA dengan target harga Rp 1.085. Sedangkan Ilham merekomendasikan untuk membeli dengan target harga Rp 1.100.

Hari ini, harga saham SSIA ditutup turun 2,82% ke Rp 690 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×