kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Stok minyak AS membeludak, terbanyak sejak 1986


Kamis, 15 Mei 2014 / 08:25 WIB
Stok minyak AS membeludak, terbanyak sejak 1986
ILUSTRASI. Christmast card untuk kartu ucapan natal dan tahun baru 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun dari harga tertinggi lebih dari tiga pekan karena produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik ke level tertinggi 28 tahun.

Harga minyak berjangka naik 0,5% di New York, penurunan pertama dalam empat hari pada Rabu (14/5). Persediaan minyak mentah AS naik tertinggi sejak 1986, demikian data dari Badan Administrasi Energi AS.

"Meskipun ada penurunan pasokan minyak di Cushing, tak berpengaruh, karena produksi minyak AS tertinggi 28 tahun, " kata Phil Flynn, analis pasar senior Price Futures Group di Chicago.

Harga minyak WTI berjangka untuk pengiriman Juni turun 47 sen menjadi US$ 101,90 per barel saat diperdagangkan di Nymex, dan berada di harga US$ 102 pada 09:33 waktu Sydney.

Harga minyak Brent pengiriman Juni naik 95 sen menjadi US$ 110,19 per barel saat diperdagangkan di bursa di London kemarin. Harga minyak acuan Eropa itu memiliki selisih harga US$ 7,82 dengan harga minyak WTI. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×