kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Stok menggemuk, harga minyak kian melorot


Rabu, 16 Mei 2012 / 06:49 WIB
ILUSTRASI. Mengenal Holywings, ladang bisnis baru Nikita Mirzani & Hotman Paris


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

SYDNEY. Harga minyak mentah melorot untuk hari yang keempat di New York. Koreksi harga dipicu oleh menggemuknya stok minyak Amerika Serikat (AS). Apalagi, mencuat spekulasi krisis Eropa bakal memburuk, lantaran upaya Yunani untuk membentuk pemerintahan koalisi gagal.

Kontrak minyak WTI untuk pengiriman Juni pada perdagangan elektronik di Nymex tumbang 86 cent ke posisi US$ 93,12 per barel, sebelum bergulir ke US$ 93,42 per barel pada pukul 9.22 waktu Sydney. Kemarin, kontrak yang sama tergerus 0,8% ke level terendah sejak 19 Desember, yaitu di US$ 93,98 per barel.

Harga emas hitam ini melandai, setelah American Petroleum Institute melaporkan stok minyak bertambah 6,6 juta barel pada pekan lalu. Departemen Energi AS pun dijadwalkan merilis data persediaan pada hari ini, yang diprediksi juga akan menunjukkan adanya kenaikan stok sebesar 1,8 juta barel.

Awan gelap juga menggelayut di pasar komoditas, karena ketidakpastian politik di Eropa. Yunani menjadwalkan pemilihan umum baru paling cepat pada 10 Juni, setelah upaya membentuk pemerintah koalisi menemui jalan buntu. Sementara itu, Menteri Keuangan Jerman wolfgang Schaeuble meminta referendum untuk memutuskan apakah Yunani akan tetap menjadi anggota euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×