Reporter: Yasmine Awalia | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) diproyeksikan tetap tumbuh hingga akhir 2026. Perbaikan pertumbuhan penjualan toko yang sama (same-store sales growth/SSSG) dan ekspansi AZKO serta NEKA menjadi katalis utama.
SSSG ACES mencapai 2,4% pada delapan bulan pertama 2026, meningkat dari 2,0% pada Juli 2026. Momentum penjualan juga masih terjaga hingga September, dengan penjualan month-to-date berada di atas laju penjualan Agustus.
Baca Juga: Kinerja Positif, Tapi Pergerakan Saham ADMR Masih Terbatas
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menilai prospek ACES hingga akhir tahun masih positif. Menurutnya, momentum penjualan dan pembukaan gerai baru berpotensi menopang pertumbuhan kinerja pada paruh kedua 2026. Pertumbuhan penjualan juga masih berada dalam guidance perseroan sebesar 6%-8%.
Head of Research KISI, Muhammad Wafi juga melihat prospek ACES tetap konstruktif. Ia menyoroti laba H12026 yang tumbuh 33,3%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan sebesar 6,3%. Kondisi tersebut menunjukkan pengungkit operasional melalui perbaikan margin.
Di sisi lain, ekspansi AZKO dan NEKA dinilai memiliki peluang sekaligus tantangan. Dengan belanja modal sekitar Rp400 miliar-Rp450 miliar, gerai baru membutuhkan waktu sekitar 12-18 bulan untuk matang sehingga kontribusi penuh ekspansi diperkirakan baru terasa pada 2027.
Katalis ACES ke depan antara lain adalah SSSG yang konsisten positif dan kontribusi gerai baru. Sementara risikonya mencakup proses transisi merek AZKO dan NEKA serta persaingan dengan Ace Hardware yang kini berada di bawah MAPI.
Untuk sahamnya, Azis memberikan rekomendasi trading buy ACES dengan target harga Rp364-Rp368 per saham.
Baca Juga: Katalis Tetap dari Harga CPO, Simak Prospek dan Rekomendasi Saham Astra Agro (AALI)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














