kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.914   44,00   0,25%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Sri Mulyani ingatkan BEI jaga integritas untuk pertahankan kepercayaan investor


Kamis, 02 Januari 2020 / 18:33 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani ((kedua kanan), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kiri), Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi (kanan) dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Ho


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Tak kalah penting, Sri Mulyani berpesan regulator dan policy maket harus bekerja sama untuk memperbaiki kesalahan di tahun lalu.

Dari sisi Kemnterian Keuangan (Kemenkeu) kerap mengevaluasi dan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk membangun stabilitas sektor keuangan dalam negeri. 

Baca Juga: BEI bidik pertumbuhan investor hingga 25% di tahun ini

“Dari luar negeri, dengan kepercayaan yang tinggi sebagaimana survei Bloomberg, itu menunjukkan bahwa Indonesia menuju arah yang baik dan benar,” ungkap Menkeu.

Sehingga, Sri Mulyani berpesan pengakuan tersebut adalah reputasi yang perlu bersama-sama dijaga dan dipertahankan karena Indonesia membutuhkan capital inflow dari luar maupun dari masyarakat sendiri. Dus, capital inflow yang positif mampu menggerakkan perekonomian di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×