kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Spekulasi permintaan minyak turun, harga minyak merosot lagi


Selasa, 04 Oktober 2011 / 06:52 WIB
ILUSTRASI. Ratusan tenaga honorer K2 melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Kamis (23/2). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc/17.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak kembali ditransaksikan turun pagi ini. Dengan demikian, penurunan harga minyak sudah terjadi selama tiga hari terakhir.

Pagi tadi, harga kontrak minyak untuk pengantaran November turun sebesar US$ 1,41 menjadi US$ 76,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 09.42 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di posisi US$ 76,31 per barel.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran November turun US$ 1,05 atau 1% menjadi US$ 101,71 per barel di ICE Futures Europe exchange, kemarin.

Kemerosotan harga minyak terjadi investor berspekulasi bahwa krisis utang Eropa dan kenaikan cadangan minyak AS mengindikasikan permintaan minyak akan terpangkas.

Sekadar tambahan, 10 analis yang disurvel Bloomberg memprediksi, cadangan minyak AS naik 1,9 juta barel pada minggu lalu. Hasil survei juga menunjukkan, suplai bensin naik 1,23 juta barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×