kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SMDR memperoleh kemudahaan saat membangun kapal


Kamis, 05 Oktober 2017 / 17:43 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - SEMARANG. Anak usaha PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), PT Yasa Wahana Tirta Samudera (Samudera Shipyard) memperoleh sejumlah kemudahan dari pemerintah selama membuat dua buah kapal tol laut, Sabuk Nusantara 106 dan Sabuk Nusantara 98 yang baru saja diluncurkan.

Nyoman Sudiana, Direktur Samudera Shipyard bilang, Selama mengerjakan proyek tersebut, ia mengaku pihaknya diberikan kemudahan fiskal. "Salah satunya bea masuk yang ditanggung oleh pemerintah," ujarnya disela kegiatan peluncuran kapal Sabuk Nusantara 98, Kamis (5/10).

Maklum, sebagian besar komponen pembuatan kapal masih harus didatangkan dari luar negeri. Bahkan, 70% material kapal perintis itu masih harus diimpor.

Paham akan kondisi tersebut, pemerintah memberikan dukungan berupa kebijakan fiskal. "PPN sudah termasuk dikontrak, pajak final, dan bea masuk yang ditanggung pemerintah. Ini penting untuk bea masuk, karena material yang tersedia di dalam negeri 30%, kami dapatkan misalnya baja dari Karakatau Steel," jelas Nyoman.

Ke depan, ia berharap pemerintah bisa terus membangun kapal agar komponen dalam negeri dapat meningkat. "Minimal 40% lah kandungan lokal di kapal. Pembangunan kapal ini kalau bisa order terus-menerus bisa menjalankan multiplayer effect besar," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×