kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Simak Sentimen dan Proyeksi Pergerakan Rupiah Rabu 29 Oktober 2025


Selasa, 28 Oktober 2025 / 18:24 WIB
Simak Sentimen dan Proyeksi Pergerakan Rupiah Rabu 29 Oktober 2025
ILUSTRASI. Mengacu data Bloomberg, pada Selasa (28/10) rupiah ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp 16.608 per dolar AS. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai rupiah menguat seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) hari ini.

Mengacu data Bloomberg, pada Selasa (28/10) rupiah ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp 16.608 per dolar AS dari perdagangan sebelumnya.

Adapun berdasarkan kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup di level Rp 16.622 per dolar AS, menguat tipis 0,03% dari perdagangan kemarin.

Baca Juga: Rupiah Menguat pada Selasa (28/10), Simak Proyeksinya Besok

Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuaibi menilai, penguatan rupiah ditopang oleh meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga acuan setidaknya 25 basis poin.

"Spekulasi penurunan suku bunga diperkuat data inflasi konsumen yang lemah dari minggu lalu, menunjukkan inflasi sedikit menurun pada bulan September," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (28/10).

Untuk Rabu (29/10), ia mencermati, pergerakan mata uang Garuda masih akan dipengaruhi oleh ekspektasi kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok, dengan Presiden Donald Trump dan Xi Jinping yang akan bertemu pada hari Kamis di Korea Selatan.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 16.608 Per Dolar AS Hari Ini (28/10), Yen Paling Kuat

Selain itu, ke depan, rupiah juga berpotensi digerakkan oleh ketidakpastian yang lebih luas atas ekonomi AS. Terutama, seiring pasar tenaga kerja yang mendingin dan penutupan pemerintah yang berlangsung.

Oleh karena itu, untuk Rabu (29/10), Ibrahim memprediksi rupiah dapat ditutup melemah di rentang Rp 16.600-Rp 16.630 per dolar AS.

Selanjutnya: GAPKI Proyeksikan Kenaikan Harga CPO Imbas Implementasi B50

Menarik Dibaca: Ada 23 Juta Orang Naik LRT Jabodebek Sejak Januari Hingga Oktober 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×