kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Simak rencana divestasi aset PTPP di tahun 2022


Rabu, 10 Maret 2021 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) sepertinya baru akan mengoptimalkan kehadiran sovereign wealth fund (SWF) Indonesia Investment Authority (INA) di tahun depan.

Sekretaris Perusahaan PTPP Yuyus Juarsa mengatakan di tahun 2022 aset yang akan didivestasi dengan penawaran melalui INA antara lain Pelabuhan Multipurpose Kuala Tanjung, Tol Serang-Panimbang, Tol Balikpapan-Samarinda, Tol Manado-Bitung, dan Tol Semarang-Demak.

Kepemilikan PTPP pada Pelabuhan Multipurpose Kuala Tanjung tercatat sebesar 25% dengan nilai buku per September 2020 sebesar Rp 341,49 miliar, Tol Serang-Panimbang 7,76% dengan nilai buku Rp 292,71 miliar, Tol Balikpapan-Samarinda 15% dengan nilai buku Rp 491,63 miliar, Tol Manado-Bitung 15% dengan nilai buku Rp 158,19 miliar dan Tol Semarang-Demak 73,85%. 

Baca Juga: Divestasi dua asetnya, Waskita Karya (WSKT) diprediksi raup untung Rp 1,1 triliun

“Dengan potensi nilai transaksi sekitar Rp 3 triliun, namun kami rencana menawarkan kepada SWF pada tahun 2022,” jelas Yuyus kepada Kontan.co.id, Rabu (10/3).

Terkait prospek aset yang ditawarkan tersebut, Yuyus menunggu kepastian ketentuan yang diberikan oleh SWF untuk jenis aset yang berpotensi ditawarkan. 

Namun, mengingat aset PTPP yang ditawarkan tersebut adalah aset brownfield alias proyek yang sudah beroperasi, maka PTPP optimistis investor akan lebih tertarik.

Selanjutnya: Fokus Pada Proyek Dengan Pendanaan Jelas, PTPP Membidik Kontrak Rp 30 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×