Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada hari kedua pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 0,25% atau terpangkas 15,35 poin ke level 6.101,33 pada penutupan perdagangan, Selasa (23/6/2026).
Para analis memberikan rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan hari Rabu (24/6/2026) jelang pengumuman MSCI. Simak rekomendasi saham secara teknikal secara lengkap sebagai berikut:
1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
Saham AADI ditutup terkoreksi 1,54% secara harian ke Rp 7.975 pada Selasa (23/6). AADI berada di fase koreksi minor yang dapat segera berakhir jika level 7.700 bertahan sebagai support Fibonacci terdekat. Adapun target upside dapat mencapai 8.500 sebagai target terdekat. MACD indicator pada daily chart masih menunjukkan momentum bullish.
Rekomendasi: Trading Buy di area 7.700-7.800, SL 7700, TP 8500
Support: Rp 7.700
Resistance: Rp 8.500
Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas
Baca Juga: Saat Big Caps Tertekan, Saham Lapis Kedua Jadi Motor Penggerak IHSG
2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
Secara teknikal, INKP masih berada dalam tren bearish jangka menengah, namun saat ini mulai menunjukkan fase konsolidasi setelah berhasil rebound dari area low terbaru. Pergerakan harga sedang menguji area Fibonacci retracement 50% - 61,8% yang berada di kisaran 7.150-7.425. Saham INKP ditutup turun 1,69% secara harian ke Rp 7.275 pada Selasa (23/6).
Rekomendasi: Speculative Buy di area 7.150-7.300
Support: Rp 7.000
Resistance: Rp 7.850 – Rp 8.225
Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas
3. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)
Saham ARCI ditutup menguat 2,88% secara harian ke Rp 1.070 pada Selasa (23/6). Penguatan tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan ARCI masih tertahan oleh MA20. Diperkirakan, posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (4) dari wave [C].
Rekomendasi: Buy on Weakness di area 970 – 1.055
Support: Rp 915
Resistance: Rp 1.195
Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas
Baca Juga: Jelang Putusan MSCI, Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market Masih Terbuka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














