kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Simak rekomendasi analis untuk saham ASII usai lepas BNLI


Jumat, 13 Desember 2019 / 19:36 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Astra International (ASII) dan Standard Chartered Bank (SCB) bakal menjual saham di Bank Permata (BNLI) ke Bangkok Bank. KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Selain itu, beberapa sektor bisnis ASII juga masih terlihat mengalami penurunan. Misalnya saja penurunan daya beli khususnya di sektor otomotif akan menjadi tantangan tersendiri bagi ASII.

“Tapi situasi dan kondisi ini tidak akan berlangsung lama, karena tahun depan juga transformasi industri 4.0 akan memberikan dampak yang cukup positif terhadap ASII,” ujarnya pada Kontan, Jumat (13/12).

Terlebih implementasi kebijakan B30 dan B100 juga akan memberikan dampak yang positif terhadap ASII.

Baca Juga: Jual saham Bank Permata (BNLI), harga saham Astra (ASII) naik 4,2%.

Secara keseluruhan ia melihat prospek bisnis ASII bakal terus tumbuh, oleh karena itu ia menyarankan investor untuk buy saham ASII dengan target harga Rp 7.750 per saham.

Sementara itu, Yaki merekomendasikan investor untuk hold saham ASII dengan target harga Rp 7.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×