Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pusat data alias data center, PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mengincar dana segar sebesar Rp 2,54 triliun dari Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.
Adapun aksi korporasi ini merupakan kelanjutan setelah MGLV mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB) yang diselenggarakan pada 7 September 2026.
MGLV akan menerbitkan maksimal sekitar 285,73 juta saham baru dengan harga pelaksanaan di Rp 8.880 per saham. Dus, MGLV berpotensi meraup dana segar sebesar Rp 2,54 triliun, yang bakal dipakai untuk mengembangkan pusat data.
Baca Juga: Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb Memanas, Harga Minyak WTI Tembus US$100
Nantinya setiap pemegang 100 saham lama MGLV berhak atas 15 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Artinya, rasio dari rights issue yang ditetapkan MGLV sebesar 100:25.
Pemegang saham utama MGLV, yakni PT Nextier Datamate Center juga telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya. Di mana, Nextier Datamate bakal mengeluarkan Rp 1,85 triliun.
Presiden Direktur NexAI Digital Infrastruktur Ahmad Zulfikar menjelaskan dana dari rights issue ini akan langsung mendukung pembangunan layanan pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence data center) yang dirancang untuk standar tier III.
“Data center kami dirancang untuk mendukung kebutuhan hosting chip AI dengan teknologi terbaru yang tersedia di industri saat ini,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (10/9/2026).
Dana dari rights issue juga akan dipakai NexAI untuk menginjeksi modal kepada dua anak usahanya, yakni PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAi Center. Keduanya akan mengembangkan AI data center yang memiliki kapasitas 102 Megawatt (MW).
PT Nextier Askara Center yang telah mengoperasikan data center sebesar 6MM sedang memperbesar kapasitas tambahan sebesar 36MW di Jababeka, Jawa Barat. Sementara, PT Nextier GenAi Center sedang membangun AI Data Center dengan kapasitas 60MW di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.
Dana dari rights issue juga akan dimanfaatkan untuk pengambilalihan piutang PT Nextier Datamate Center dari PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAi Center sebagai bagian dari penguatan struktur modal usaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














