kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sesi II, IHSG diramal memberikan sinyal negatif


Selasa, 09 September 2014 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Lain Rebusan Kulit Manggis untuk Kesehatan


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup sementara dengan pelemahan siang ini, Selasa (9/9). IHSG sampai pukul 12.00 WIB rehat dengan pelemahan 37,43 poin atau sampai 0,71% ke level 5.209,05.

Market Summary Henan Putihrai sesi I menjelaskan, pelemahan IHSG dipicu oleh adanya aksi profit taking setelah sebelumnya IHSG telah membumbung cukup tinggi. Kebetulan, rupiah terhadap dollar AS juga posisinya melemah sehingga sentimen ini juga dijadikan alasan profit taking tersebut.

"Pelemahan IHSG membentuk penembusan ke bawah Top Box dan menutup gap kemarin. Jadi, untuk sesi kedua sepertinya plemahan akan berlanjut," jelas tim riset Henan. Sebab, posisi terakhir IHSG saat ini memberi sinyal negatif dan membuka kembali peluang untuk penutupan gap sebelumnya pada kisaran 5.077-5.088 dan 5.113-5.127. Support terdekat pada kisaran 5.200, sedangkan Resistance terdekat di kisaran level 5.275.

Analis First Asia Capital David Sutyanto sependapat. Support terdekat IHSG berada di level 5.200. Adapun target resistance ada di 5.255-5.270.

Pergerakan IHSG memang terbatas. "Soalnya, harga saham sektoral semakin mahal sehingga mendorong aksi ambil untung," imbuh David.

Kondisi tersebut ditambah dengan kondisi perekonomian domestik yang kurang menggembirakan. Tren penguatan dollar AS juga akan berdampak negatif bagi rupiah hingga akhirnya berpengaruh negatif pula bagi pergerakan IHSG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×