kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Sepekan lalu, Wall Street melaju dan toreh rekor


Senin, 10 Maret 2014 / 06:01 WIB
ILUSTRASI. Penyebab Benjolan Pada Kelopak Mata


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Sepanjang pekan lalu, bursa AS berhasil mencatatkan kenaikan. Dengan demikian, kenaikan bursa AS sudah berlangsung selama dua pekan berturut-turut.

Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, indeks Standard & Poor's 500 naik 1% menjadi 1.878,04 dalam kurun waktu lima hari pada pekan lalu. Posisi itu merupakan level tertinggi indeks di sepanjang massa. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Avarage berhasil naik 0,8% menjadi 16.452,72.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi pergerakan bursa AS sepanjang pekan kemarin. Beberapa di antaranya yakni: Goldman Sachs Group Inc dan JPMorgan Chase & Co yang naik setidaknya 4,5%. Selain itu, kenaikan juga terjadi pada saham Lorillard Inc yang naik 8%. Sementara Staples Inc dan RadioShack Corp turun setidaknya 15% setelah mereka mengumumkan untuk menutup sejumlah toko di tengah penurunan penjualan yang dialami.

Bursa AS melaju setelah data penambahan tenaga kerja AS dan indeks manufaktur melampaui estimasi pelaku pasar. Hal tersebut berhasil mengimbangi kecemasan market mengenai ketegangan politik di Ukraina.

"Risiko politik yang melibatkan Rusia membuat pasar saham menjadi rentan. Namun, pasar berhasil mengabaikan sentimen itu," jelas Darrell Cronk, regional chief investment officer Wells Fargo Private Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×