kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Sengketa pajak hingga penurunan aset tekan laba Perusahaan Gas Negara (PGAS) di 2020


Minggu, 11 April 2021 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Sengketa pajak hingga penurunan aset tekan laba Perusahaan Gas Negara (PGAS) di 2020


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

PGAS juga melakukan pembangunan terminal Liquefied natural gas (LNG) regasifikasi small land based refinery unit (RU) Cilacap dan membangun jaringan pipa senipah balikpapan untuk mendukung pasokan gas ke RU Balikpapan.

PGAS juga menyelesaikan konversi pembangkit diesel PLN ke gas sesuai dengan Kepmen 13, serta membangun infrastruktur LNG untuk smelter domestik.

Diharapkan dari upaya dan strategi jangka panjang yang akan dilaksanakan, di tahun 2021 PGAS akan mendapatkan reserve tax, realisasi insentif, keuntungan kegiatan operasional, efisiensi, dan optimasi belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex), yang bermuara pada mencetak laba dan perbaikan kinerja.

Tahun lalu, berkat program efisiensi di berbagai proses bisnis, PGAS mampu menurunkan opex sebesar USD 180,4 juta (Rp 2,6 triliun). Manajemen juga berhasil melakukan penurunan capex, salah satunya pada pembangunan pipa minyak Rokan sebesar US$  150 juta (Rp 2,1 Triliun).

Selanjutnya: Bentuk aliansi unit bisnis kelistrikan, Medco gaet Kansai Electric

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×