kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Semakin diburu, harga emas kian mencorong


Jumat, 25 Februari 2011 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan pada pekan terakhir bulan November.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Emas sebagai investasi alternatif teraman kian diburu. Alhasil, harga emas pun kian mencorong. Konflik yang melanda kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara membuat investor serta kenaikan tingkat inflasi menjadi penyebab utamanya.

Pagi tadi, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,2% menjadi US$ 1.405,52 per troy ounce. Pada pukul 09.16 waktu Singapura, kontrak yang sama tak banyak berubah di posisi US$ 1.403,15. Dengan demikian, sepanjang minggu ini, harga emas sudah naik 1%.

"Tren harga emas masih naik akibat ketegangan Timur Tengah ," jelas Gavin Wendt, senior resource analyst MineLife Pty Ltd. Dia menambahkan, kendati begitu, harga emas yang sudah melaju kencang dalam beberapa minggu terakhir akan mencapai titik istirahat sejenak.

Berdasarkan konsensus analis yang disurvei Bloomberg, 16 dari 20 trader, investor, dan analis atau 80% memprediksi kenaikan harga emas pada minggu depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×