kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sektor industri dasar selip di belokan terakhir, sektor keuangan jawara 2019


Senin, 30 Desember 2019 / 18:01 WIB
ILUSTRASI. Meski IHSG hanya naik 1,70%, sektor keuangan melejit 15,22%.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada perdagangan terakhir tahun 2019. Senin (30/12), IHSG turun 29,77 poin atau 0,47% ke 6.299,54. Secara year to date, IHSG menguat 1,70%.

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), sektor keuangan mencatat kenaikan tertinggi sepanjang tahun, mengalahkan sektor industri dasar dan kimia yang turun pada perdagangan terakhir hari ini. Sektor keuangan menguat 15,22% sepanjang 2019. Sedangkan sektor industri dasar dan kimia menguat 14,44%. Sektor dengan kenaikan terbesar ketiga adalah sektor properti dan konstruksi sebesar 12,54%.

Baca Juga: IHSG turun di perdagangan terakhir 2019, menguat 1,69% sepanjang tahun

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan sentimen positif sektor keuangan didorong oleh adanya penurunan bunga. "Tahun ini kan bunganya turun. Selain itu, tahun lalu kan issue-nya non performing loan (NPL) bank agak tinggi tapi di tahun ini bank-bank merestrukturisasinya sehingga kinerja bank pun membaik," kata Hans kepada Kontan.co.id, Senin (30/12).

Beberapa saham yang mengerek tumbuhnya sektor keuangan di antaranya adalah BBCA yang tumbuh 28,8% ytd menjadi Rp 33.475 dan BBRI yang tumbuh 21% ytd menjadi Rp 4.430.

Baca Juga: Barito (BRPT) & Chandra Asri (TPIA) menopang industri dasar dan kimia tahun ini

Kepala Riset Samuel Sekuritas menyebut naiknya sektor industri dasar dan kimia didorong oleh kenaikan saham BRPT sebesar 214,9% ytd menjadi Rp 1.505, TPIA sebesar 75,9% ytd menjadi Rp 10.425, dan POLL sebesar 535,7% ytd menjadi Rp 11.125.




TERBARU

[X]
×