kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Sektor Energi Masih Jadi Primadona, Intip Saham Pilihan Analis


Kamis, 03 September 2026 / 19:13 WIB
Sektor Energi Masih Jadi Primadona, Intip Saham Pilihan Analis
ILUSTRASI. Bongkar muat batubara. Penguatan indeks sektor energi mulai ditopang kombinasi perbaikan fundamental emiten, pemulihan produksi, serta ekspektasi earnings recovery. (KONTAN/Achmad Fauzie)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

Sementara bagi investor dengan profil risiko lebih agresif, Hendra merekomendasikan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) sebagai speculative buy dengan target Rp4.720 per saham.

"RATU lebih tepat diperlakukan sebagai saham momentum dengan manajemen risiko yang disiplin," kata Hendra.

Adapun PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditempatkan sebagai speculative buy dengan target Rp250 per saham.

Hendra menilai karakter BUMI yang memiliki beta tinggi membuat saham tersebut berpotensi bergerak lebih agresif saat sentimen batu bara menguat, tetapi risikonya juga lebih tinggi ketika sentimen berbalik.

Baca Juga: Peluang Rebound IHSG Terbuka, Intip Saham Pilihan Analis Hari Ini (29/4)

Dari Kiwoom Sekuritas, Sukarno memilih PTBA, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sebagai top pick sektor energi terkait batu bara.

Pilihan tersebut didasarkan pada kombinasi pemulihan volume produksi, neraca yang kuat, arus kas, serta potensi dividend yield.

Untuk PTBA, Sukarno memberikan rekomendasi hold atau trading buy dengan target harga Rp3.260 per saham. Sementara ITMG direkomendasikan dengan target harga Rp30.000 per saham dan AADI dengan target Rp12.000 per saham.

Dengan demikian, meski momentum sektor energi masih kuat, investor dinilai perlu mulai lebih selektif setelah kenaikan indeks yang cukup cepat.

Hendra melihat sektor energi masih memiliki ruang untuk melanjutkan rally hingga akhir 2026, meski kecepatannya berpotensi tidak setinggi kenaikan dalam sebulan terakhir.

"ADRO dan PTBA menjadi pilihan utama untuk trading buy, sementara RATU dan BUMI lebih tepat untuk speculative buy," pungkas Hendra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×