kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,71   -11,93   -1.18%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Sejumlah Bursa Saham Asia Menguat pada Selasa (17/5)


Selasa, 17 Mei 2022 / 18:49 WIB
Sejumlah Bursa Saham Asia Menguat pada Selasa (17/5)
ILUSTRASI. A stock price monitor in Tokyo on Jan. 6, 2022, shows the Nikkei Stock Average ending more than 800 points down from the previous day on worries that the U.S. Federal Reserve's monetary grip could be tightened sooner than expected. (Kyodo)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa (17/5). Hang Seng Index memimpin dengan penguatan 3,27%, disusul Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 0,70% ke level 6.644,467. Kemudian, Indeks Shanghai Composite menguat 0,65% dan Nikkei 225 menguat 0,42%.

Tim riset Phillip Sekuritas Indonesia menyebut, bursa Asia berhasil menguat meskipun sejumlah rilis data ekonomi memperkuat rasa takut investor bahwa pemulihan ekonomi global mungkin lebih rentan dari yang diduga sebelumnya, bahkan pada saat tekanan inflasi tetap tinggi.

Kenaikan indeks regional ditopang oleh harapan yang semakin besar mengenai relaksasi peraturan ketat atas sektor teknologi di China Wakil PM China Liu He hari ini dijadwalkan berbicara di depan para pejabat perusahaan-perusahaan teknologi dalam suatu acara pertemuan yang diselenggarakan oleh regulator untuk mempromosikan pengembangan ekonomi digital.

Baca Juga: Kurs Rupiah Masih Berada di Kisaran Paling Lemah Dalam 19 Bulan Terakhir

Investor akan mencari tahu isi pidato Liu sebagai petunjuk bagaimana Pemerintah China akan melonggarkan peraturan ketat atas sektor Teknologi yang sudah berlangsung sejak akhir tahun 2020.

Sentimen pasar juga ditopang kemajuan dalam usaha penanggulangan penyebaran virus Covid-19 di China. Kota Shanghai melaporkan 3 hari tanpa penularan (transmisi) lokal di luar zona karantina, sebuah pencapaian yang dapat mengarah pada awal pelonggaran kebijakan pembatasan aktivitas sosial (lockdown).

Dari sisi makroekonomi, notulen rapat kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang lebih dikenal dengan RBA Meeting Minutes bulan Mei ini memperlihatkan bahwa RBA dapat terus menaikkan suku bunga acuan untuk memastikan inflasi kembali ke dalam kisaran target pada pertengahan atau akhir 2024.

Baca Juga: IHSG Naik Setelah Melemah 5 Hari, Asing Mencatat Net Buy

Sebagai informasi, tanggal 3 Mei lalu, RBA menaikkan suku bunga acuan cash rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 0,35%. Ini adalah kenaikan suku bunga pertama sejak November 2010.

Dari dalam negeri, di tengah lonjakan harga komoditas, surplus neraca perdagangan Indonesia naik tajam menjadi US$ 7,56 miliar di bulan April 2022 alias tertinggi dalam sejarah dari sebelumnya hanya US$ 2,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Ekspor melompat 47,76% yoy, tercepat dalam 5 bulan terakhir menjadi US$ 27,32 miliar yang merupakan rekor baru. Sementara itu, impor tumbuh 21,97% yoy, terendah sejak Februari 2021 menjadi US$ 19,76 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×