kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saratoga bantah ambil saham IPO Dwi Aneka Jaya


Selasa, 06 Mei 2014 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Libur Nataru: Kapal Pelni


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dikabarkan akan mengambil bagian pada saham perdana (IPO) PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK). Namun chief executive officer (CEO) SRTG, Sandiaga Salahudin Uno membantahnya.

"Saat ini, kami tidak melakukan kerjasama dan tidak ada rencana membeli sejumlah saham perusahaan itu (DAJK)," ujarnya kepada KONTAN belum lama ini.  Pihaknya memang terus mencari peluang investasi yang bisa memberikan nilai tambah.

Namun, SRTG menurut Sandiaga tak berencana berinvestasi di DAJK. Sebelumnya, kabar yang santer beredar adalah SRTG berniat mengakuisisi DAJK.  Salah satu mekanisme yang akan dilakukan adalah Saratoga membeli saham IPO DAJK.

Mulai 2 Mei 2014, DAJK sudah melakukan penawaran (offering) dan akan berakhir pada 7 Mei 2014 mendatang.  Saham IPO perusahaan kemasan percetakan offset dan karton gelombang ini dibanderol Rp 470 per saham.

Jumlah saham yang akan diterbitkan mencapai 1 miliar saham atau 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan setelah IPO.  Dalam hajatan ini, 98% saham IPO ditawarkan melalui penjatahan pasti (fixed allotment). Sedangkan sisanya ditawarkan melalui penjatahan terpusat (pooling)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×