kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sarana Mitra Luas (SMIL) Siapkan Capex Rp 300 Miliar di 2023


Jumat, 12 Mei 2023 / 11:51 WIB
Sarana Mitra Luas (SMIL) Siapkan Capex Rp 300 Miliar di 2023
ILUSTRASI. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 300 miliar.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyewaan mesin konstruksi dan alat berat, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 300 miliar.

Direktur Utama Sarana Mitra Luas Hadi Suhermin menjelaskan sekitar Rp 175 miliar capex akan berasal dari dana hasil penawaran umum saham perdana atawa Initial Public Offering (IPO).

“Kebutuhan capex tahun ini sekitar Rp 300 miliar dananya berasal dari IPO sekitar Rp 175 miliar dan sisanya kerja sama dengan pihak bank maupun leasing,” kata Hadi saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/5).

Baca Juga: Pasca IPO, Sarana Mitra Luas (SMIL) Mengincar Laba Bersih Naik 50% di 2023

Sarana Mitra Luas memasang harga penawaran umum saham perdana di harga Rp 100. Nilai tersebut merupakan batas bawah dari harga masa bookbuilding di kisaran Rp 100–Rp 200.

SMIL melepaskan 1,75 miliar atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dus, SMIL mengantongi dana segar sejumlah Rp 175 miliar.

Perinciannya, sekitar 43,99% atau Rp 75 miliar dana IPO akan dipakai SML Rental untuk pembelian 250 unit forklift dan material handling equipment lainnya.

Sekitar 14,70% atau Rp 25,06 miliar untuk pembelian 189 unit lithium battery dan 250 unit lithium battery charger. Sekitar 3,48% untuk membeli 20 unit kendaraan operasional dan sisanya untuk modal kerja pembiayaan kebutuhan operasional.  

Baca Juga: Resmi Melantai di BEI, Saham Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) Naik 35%

“Kalau misalnya kebutuhannya sudah penuh, kami akan buka opsi fundraising, tetapi belum kepikiran instrumennya. Saat ini kami masih fokus untuk mengutilisasi dana IPO,” tutur Hadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×