kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.860   35,00   0,20%
  • IDX 6.481   79,08   1,24%
  • KOMPAS100 837   7,48   0,90%
  • LQ45 636   3,63   0,57%
  • ISSI 227   4,99   2,24%
  • IDX30 356   1,98   0,56%
  • IDXHIDIV20 432   2,16   0,50%
  • IDX80 96   0,78   0,83%
  • IDXV30 119   0,83   0,70%
  • IDXQ30 113   0,63   0,56%

Saham-saham yang diobral asing ini menarik dikoleksi, berikut rinciannya


Jumat, 29 November 2019 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Investor melintas di depan papan pergerakkan saham emiten di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (28/11). BEI menargetkan total efek yang akan tercatat di 2020 sebanyak 76 efek dan nilai transaksi harian saham sebesar Rp 9,5 triliun.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam sepekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 1,45%. Pelemahan IHSG ini dipicu aksi jual investor asing yang mencatat net sell sebesar Rp 2,67 triliun di semua pasar dalam sepekan.

Bahkan pada penutupan perdagangan hari Jumat (29/11) saat IHSG rebound 0,99% ke level 6.011,83, investor asing masih konsisten mengobral saham domestik senilai  219,82 miliar.

Baca Juga: IHSG nyaris naik kembali ke level 6.000 pada akhir perdagangan sesi I

Mulai dari saham perbankan, saham consumers goods, hingga saham telekomunikasi dan media menjadi saham yang ‘dibuang’ asing selama sepekan.

Setidaknya terdapat 10 saham yang mencatatkan net sell tertinggi selama sepekan, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan Saham PT Astra International Tbk (ASII).

Ada pula saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), hingga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, aksi jual bersih utamanya terhadap saham blue chips tidak terlepas dari kekhawatiran resesi ekonomi akibat memanasnya kembali perang dagang antara China dengan AS.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham Profindo Sekuritas untuk perdagangan Jumat (29/11)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×