kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Saham-saham emiten batubara masih jadi tumpuan IHSG


Kamis, 05 Juli 2018 / 21:18 WIB
ILUSTRASI. Gajah Berantem, IHSG Pingsan di Tengah


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona positif meski bergerak turun pada perdagangan sepanjang hari ini. Kamis (5/7), IHSG menguat 5,69 poin atau 0,10% ke 5.739,33.

Kenaikan terjadi di enam sektor. Kenaikan tertinggi tampak pada sektor tambang sebesar 1,69%, sektor infrastruktur 1,32%, dan sektor perdagangan 1,20%.

Analis Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar, mengatakan perusahaan di sektor pertambangan bisa memperoleh keuntungan dari perang dagang AS dan China.

"Perusahaan batubara masih punya momentum bagus tahun ini karena demand masih tinggi dan penggunaan dollar AS dalam transaksi akan menguntungkan di kala kurs dollar menguat," jelasnya, Kamis (5/7).

William melihat emiten-emiten seperti INDY, PTBA, dan ADRO masih prospektif. Ia menargetkan harga saham INDY hingga akhir tahun sebesar Rp 5.500, PTBA sebesar Rp 4.800 dan ADRO sebesar Rp 2.800.

Sedangkan untuk sektor yang akan kena sentimen negatif adalah sektor yg bersifat durable good, seperti IMAS.

"Tingginya bunga akan menahan laju permintaan konsumsi kendaraan sehingga target harga untuk IMAS bagi saya masih unrated," imbuhnya. Ia juga menargetkan level bottom IHSG di level 5.530.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×