Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengalami penguatan dalam beberapa hari terakhir seiring dengan munculnya technical rebound di pasar.
Dalam 5 hari terakhir sebelum Libur Lebaran (21/3 - 27/3), harga saham PTBA bertengger di harga Rp 2.520 per saham, naik 110 poin atau 4,56%. Namun, analis menilai pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk menjadi sinyal pembalikan tren jangka menengah.
Baca Juga: Dibayangi Potensi Kelebihan Pasokan, Begini Rekomendasi Saham Bukit Asam (PTBA)
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama menilai, saat ini pergerakan saham PTBA masih belum lepas dari tekanan yang disebabkan oleh penurunan harga batu bara global. Di tengah kondisi seperti ini, investor disarankan lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru masuk.
“Secara teknikal, saham PTBA memang rebound, tapi belum bisa dipastikan apakah ini hanya pullback atau sudah masuk fase sideways. Jadi sebaiknya investor wait and see dulu,” ujar Nafan kepada Kontan, Jumat (4/4).
Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) Optimistis Ekspor Batubara ke Negara Asean Melonjak di 2025
Dalam jangka pendek, sentimen pasar terhadap saham batu bara memang cenderung negatif, terutama di tengah prospek harga komoditas energi yang melemah dan ketidakpastian outlook permintaan global.
Meski PTBA dikenal sebagai emiten yang rajin membagikan dividen, investor tetap diminta mencermati faktor risiko yang ada.
“Investor harus mencermati dinamika dividen dan prospek karena harga batu bara relatif masih di lower base,” sambung Nafan.
Secara keseluruhan, rebound teknikal PTBA dinilai belum cukup solid untuk mendorong reli yang berkelanjutan. Investor disarankan menunggu konfirmasi teknikal tambahan serta perkembangan sentimen komoditas global sebelum mengambil keputusan beli.
Baca Juga: Laba Bukit Asam (PTBA) Menyusut 16,41% pada Tahun 2024
Selanjutnya: Kredit Konsumer Berpotensi Bermasalah Pasca-Lebaran, Bank Bersiap Mengantisipasi
Menarik Dibaca: Garuda Metalindo Bukukan Kinerja Solid di Kuartal IV 2024, Ekspor Jadi Penopang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News