kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Saham komoditas jadi pilihan saat ada perang dagang


Kamis, 05 Juli 2018 / 22:11 WIB
Saham komoditas jadi pilihan saat ada perang dagang
ILUSTRASI. Panen tandan buah segar kelapa sawit


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Genderang perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China ditabuh pada 6 Juli 2018. Hal ini membuat beberapa indeks di Asia menjadi tertekan dalam perdagangan hari ini.

Aditya Perdana Putra, Analis Semesta Indovest Sekuritas mengatakan bahwa perang dagang cukup pelik dan tidak dapat diestimasi secara akurat karena variabelnya terlalu banyak. Karena itu, Indonesia hanya perlu terus menjaga makro ekonominya sestabil mungkin. Untuk jangka pendek hal ini akan menjadi efek negatif dan begitu pun untuk jangka panjang.

Menurutnya, saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi untuk turun ke level 5.300. Beberapa saran meski diperhatikan oleh investor seperti melihat berapa jauh market akan koreksi, salah satunya jika investor memiliki basis investing, sebaiknya investor menambah portofolio sahamnya. "Apalagi jika dirasa fundamentalnya aman dan kejatuhan disebabkan oleh panic sell," kata Aditya kepada Kontan.co.id, Kamis (5/7).

Menurut Aditya, di saat seperti ini asset alocation jadi semakin penting, dengan iklim suku bunga naik investor bisa masuk dulu ke reksadana pasar uang. "Kalau saham bisa masuk ke saham blue chip yang fundamentalnya relatif stabil, tidak terpengaruh oleh adanya trade war, contohnya sektor komoditas." tambah Adit.

Dia menyarankan untuk masuk ke saham ADRO, MEDC, ANTM, PSAB, INCO, HRUM, ITMG, LSIP, dan AALI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×