kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Saham Gudang Garam (GGRM) sudah merosot 34% sejak awal tahun, ini rekomendasi analis


Senin, 18 November 2019 / 16:47 WIB
ILUSTRASI. Rokok Gudang Garam (GGRM).


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

Kenaikan ASP dinilai cukup ampuh untuk mengamankan kinerja perusahaan rokok tersebut dari kenaikan harga cukai yang mencapai 24,1%. Hal tersebut sekaligus mampu meningkatkan profitabilitas sebanyak 12%, meskipun diprediksi akan ada penurunan volume penjualan sebanyak 15%.

Alhasil, proyeksi untuk pendapatan GGRM di 2020 hanya tumbuh 3,7% menjadi Rp 9,85 triliun. 

Baca Juga: Begini cara HM Sampoerna (HMSP) mencegah penjualan rokok ke anak-anak

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan dalam sembilan bulan pertama atau per September 2019, GGRM berhasil membukukan kenaikan penjualan dan pendapatan usaha sebanyak 16,93% dari Rp 69,89 triliun menjadi 81,72 triliun.

Sedangkan untuk pertumbuhan laba tercatat naik 25,69% year on year (yoy) menjadi Rp 7,24 triliun, dari capaian di periode yang sama tahun lalu hanya Rp 5,76 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×