kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Saham emiten batubara sudah turun banyak, begini rekomendasi analis


Selasa, 26 November 2019 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Suasana penambangan batubara menggunakan bucket wheel escavator di lokasi penambangan batubara PT. Bukit Asam (PTBA) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (20/5). PTBA menargetkan pembangunan dermaga di Tarahan rampung pada 2012. Dermaga yang memilki pengisia


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

Dengan kondisi perlambatan ekonomi saat ini, ia memproyeksi tren penurunan untuk emiten batubara bakal berlanjut hingga awal tahun mendatang. “Secara valuasi dibanding tahun lalu sekarang jauh lebih murah,” katanya Selasa (26/11).

Menurutnya, emiten batubara masih menarik untuk investasi jangka panjang atau paling tidak selama lima tahun. Ia melihat salah satu saham batubara yang masih menarik yakni PTBA lantaran secara kinerja juga masih menghasilkan laba.

Baca Juga: Bank DBS meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 ada level 5%-5,1%

Sementara untuk investasi jangka pendek, ia menyarankan investor untuk menghindari lebih dulu emiten penambangan batubara lantaran masih sulit untuk naik kembali. Ia merekomendasikan investor untuk membeli saham PTBA dengan target harga Rp 3.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×