kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Saham BBRI dijauhi asing, intip peluang dari PER dan PBV-nya


Senin, 10 Februari 2020 / 07:16 WIB
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi melalui ATM Bank BRI. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Kalau dihitung sepekan lalu hari yang lalu (3 Februari 2020), harga saham BBRI saat ini sudah naik 2,02 % dibanding harga saat itu (Rp 4.460). Begitu pula, jika kita hitung sejak 30 hari yang lalu (10 Januari 2020), harga saham emiten ini sudah naik 3,17%, dari semula (Rp 4.410).

Adapun sejak setahun lalu (10 Februari 2019) harga saham BBRI naik 15.78% dari harga saat itu (Rp 3.930).

Yang jelas, dengan laba bersih per saham (earning per share/EPS) sebesar Rp 279, maka rasio harga terhadap laba bersih (price to earning ratio/PER) saham ini baru 16,31 kali.

Angka PER itu masih lebih kecil ketimbang emiten super big cap "pesaing" terdekat, saham Bank Central Asia (BBCA), yang angka PER-nya sudah mencapai 29,89 kali.

Oh, iya, angka rasio harga terhadap nilai buku saham BBRI (price to book value/PBV) adalah 2,72 kali. Bandingkan dengan BBCA yang sudah mencapai 4,49 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×