kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Saham batubara dihajar penurunan harga minyak mentah dunia


Jumat, 14 Januari 2011 / 14:10 WIB


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Saham sektor energi alternatif khususnya sektor batubara hari ini dihajar oleh penurunan harga minyak mentah dunia. Hampir semua saham yang sempat naik saat harga minyak mentah menyentuh rekor US$ 92 per barrel kini mulai rontok. Harga minyak pengiriman Februari turun 0,4% menjadi US$ 91,08 per barrel.

Penurunan signifikan terlihat pada saham milik PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Hingga perdagangan pukul 14:00, harga ITMG menjadi Rp 53.550 per saham terpangkas 3,85% dari Rp 55.700 pada penutupan kemarin (13/1).

Saham energi lainnya yang terpangkas adalah milik PT Adaro Energi Tbk (ADRO) menjadi Rp 2.550 dari Rp 2.625 per saham. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi Rp 23.200 dari Rp 23.500. Kemudian saham milik PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi Rp 17.950 dari Rp 18.050 dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menjadi Rp 540 dari Rp 550.

Saham sektor energi alternatif selalu turun saat harga minyak dunia melandai. Pasalnya, pasar mulai kurang tertarik membeli saham sektor ini lantaran beralih ke minyak mentah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×