kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Saham Australia Melemah, Tertekan Penurunan Sektor Teknologi dan Komoditas


Senin, 24 Februari 2025 / 08:16 WIB
Saham Australia Melemah, Tertekan Penurunan Sektor Teknologi dan Komoditas
ILUSTRASI. The Australian Securities Exchange (ASX) is seen in Sydney, Wednesday, January 3, 2024.  (AAP Image/Steven Saphore via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SYDNEY. Indeks saham Australia melemah pada Senin (24/2), terdampak penurunan saham teknologi dan komoditas. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,2% menjadi 8.279,5 poin pada pukul 00.31 GMT, setelah sebelumnya ditutup melemah 0,3% pada Jumat (23/2).

Saham teknologi mengalami tekanan signifikan, terutama WiseTech Global yang anjlok 22%.

Penurunan ini terjadi setelah empat direktur non-eksekutif perusahaan memutuskan mundur akibat perbedaan pandangan mengenai peran pendiri sekaligus mantan CEO, Richard White. 

Baca Juga: Bursa Saham Australia Ditutup Turun Rabu (16/10), Terseret Sektor Pertambangan

Subindeks teknologi turun 8%, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juni 2022.  

Selain WiseTech, saham perusahaan teknologi Iress juga merosot 17% setelah perkiraan laba tahunannya tidak mencapai ekspektasi. Sementara itu, saham Block yang terdaftar di ASX turun 10,6% usai melaporkan laba kuartal keempat di bawah proyeksi.  

Di sektor komoditas, saham pertambangan melemah 1,6%, dipicu penurunan 0,7% pada harga kontrak berjangka bijih besi di Dalian Commodity Exchange. Saham Rio Tinto turun 1,7%, sedangkan BHP Group melemah 1,6%.  

Saham energi turut tertekan dengan penurunan 1,5% setelah harga minyak turun lebih dari $2 per barel pada Jumat dan mencatat pelemahan mingguan. Woodside Energy turun 0,9%, sementara Santos merosot 3,3%.  

Baca Juga: Bursa Saham Australia Capai Rekor Tertinggi, Jumat (31/1) Disokong Saham Komoditas

Di sektor logam mulia, saham emas turun 2,2% seiring penurunan harga emas batangan dari rekor tertingginya.  

Di sisi lain, pelemahan pasar terbatas oleh kenaikan saham sektor keuangan dan konsumen diskresioner yang masing-masing menguat 0,8%.  

Pada perdagangan global, indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,69%, S&P 500 melemah 104,39 poin, dan Nasdaq anjlok 2,20%, dipicu kekhawatiran atas potensi tarif baru serta melemahnya permintaan konsumen.

Sementara itu, indeks Nikkei Jepang naik 0,26% menjadi 38.776,94 poin, sedangkan indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 1,9% menjadi 12.510,55 poin.  

Investor kini menantikan data inflasi Australia yang dijadwalkan rilis pada Rabu (26/2), yang dapat memberikan petunjuk terkait kebijakan moneter Reserve Bank of Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×