kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.664   0,00   0,00%
  • IDX 6.627   -9,91   -0,15%
  • KOMPAS100 866   -1,02   -0,12%
  • LQ45 656   -1,46   -0,22%
  • ISSI 232   1,02   0,44%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -1,07   -0,24%
  • IDX80 99   0,01   0,01%
  • IDXV30 126   0,76   0,61%
  • IDXQ30 117   -0,39   -0,33%

RUPSLB kelar, baru kinerja BUMI akan dibuka


Senin, 18 Februari 2013 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham kelas kakap menandai window dressing yang terjadi menjelang tutup tahun.


Reporter: Issa Almawadi

JAKARTA. Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Ari Hudaya enggan bicara soal bisnis BUMI dan anak usahanya kepada wartawan usai bertemu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini (18/2). Ia berjanji akan menjelaskan kinerja BUMI usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bumi Plc.

Ari berharap RUPSLB induk BUMI yang terdaftar di London itu akan memberi hasil terbaik. Dengan begitu, manajemen BUMI bisa kembali menjalankan bisnisnya secara normal. Ari menjelaskan, BUMI memiliki PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Kaltim Prima Coal (KPC), dan tambang lainnya yang harus kembali menjalankan bisnisnya. 

"Yang terjadi selama ini adalah masalah share holders. Jangan manajemen dibawa-bawa, jadinya nggak bisa kerja," tutur Ari kepada wartawan di gedung Otoritas Jasa Keuanga (OJK) Jakarta, Senin (18/2).

Menurut Ari, mungkin setelah RUPSLB Bumi Plc maka semua akan berjalan lancar. "Kalau sekarang, saya bicara apa pun salah. Mau ngomong apa dicegat-cegat begini," tambah Ari. Setelah 21 Februari nanti, Ari berjanji akan menjelaskan lebih lanjut terkait rencana kerja BUMI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×