kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Rupiah tertolong sentimen global


Selasa, 11 November 2014 / 06:57 WIB
ILUSTRASI. Teh jahe bermanfaat merawat kesehatan kulit.


Reporter: Yuthi Fatimah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah bergerak menguat di awal pekan ini. Di pasar spot pada Senin (10/11), rupiah versus dollar AS turun 0,09% menjadi Rp 12.168 dibandingkan Jumat (7/11). Kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga memperlihatkan rupiah terapresiasi 0,09% ke Rp 12.138.

Analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menilai, penguatan rupiah terbantu oleh aksi profit taking investor terhadap dollar AS. "Semestinya, sentimen negatif seperti ekonomi AS yang membaik dan pengangguran turun bisa menekan rupiah," kata Rully.

Ekonom Bank Central Asia Tbk, David Sumual, menjelaskan, indikator ekonomi Tiongkok turut mendukung penguatan rupiah, seperti data inflasi, pertumbuhan kredit, dan uang beredar. Dari domestik, pasar menunggu kepastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pengumuman BI rate, Kamis (13/11).

Hari ini, Rully menebak rupiah stabil di 12.125-12.195. Prediksi David di 12.140-12.180.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×