kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah tertekan data perdagangan


Rabu, 05 Desember 2012 / 06:43 WIB
Rupiah tertekan data perdagangan
ILUSTRASI. Pekerja melintas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah kembali melemah. Data neraca perdagangan Indonesia yang buruk menjadi penyebab kurs rupiah lunglai. Di pasar spot, Selasa (04/12), pairing USD/IDR menguat tipis 0,10% ke 9.624. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia menguat 0,07% ke Rp 9.605. Hari ini, rupiah prediksi masih melemah terbatas.

Analis BNI Divisi Tresuri, Raditya Ariwibowo, mengatakan, defisit neraca perdagangan Indonesia yang mencapai US$ 1,547 miliar di bulan Oktober memberatkan langkah rupiah.

Raditya bilang, BI melakukan intervensi sejak akhir November, dengan mengeluarkan cadangan devisa untuk mengimbangi permintaan dollar AS. Jika BI tidak intervensi, Raditya menduga, rupiah bisa tembus 9.650. Padahal, akhir November USD/IDR sempat 9.644.

Albertus Christian, analis Monex Investindo Futures, melihat, kondisi global ikut menyeret rupiah melemah. Pasalnya, defisit perdagangan juga disebabkan menurunnya permintaan ekspor.

Sentimen yang masih buruk ini membuat para analis sepakat bilang bahwa rupiah masih akan melemah. Raditya memprediksi USD/IDR akan bergerak di 9.590 – 9.640. Sementara, Albertus memprediksi, hari ini, pairing USD/IDR akan bergerak di 9.580 – 9.625.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×