kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah terapresiasi hasil lelang SUN kemarin


Rabu, 18 Juli 2012 / 06:58 WIB
ILUSTRASI. Mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021, pemerintah pusat memperkuat pemberlakuan PPKM skala mikro. KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Choirunnisak Fauziati | Editor: Rizki Caturini

MATA uang Garuda bergerak menguat. Di pasar spot, pasangan USD/IDR melemah 0,35% menjadi 9.456 dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara, kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS), di Bank Indonesia (BI), kemarin, melemah tipis sebesar 0,04% menjadi 9.474.

Klara Pramesti, research analyst BNI, bilang, lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar kemarin mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed. Ini membuat rupiah terapresiasi.

Meski begitu, sentimen negatif dari benua biru masih menjadi catatan penting. Keputusan Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa, bulan lalu, belum ada kelanjutan konkrit, hingga memicu euro melemah. Situasi itu turut menekan rupiah.

Meski demikian, Mika Martumpal, Head of Research Divisi Treasuri CIMB Niaga, optimistis rupiah masih bisa menguat terhadap dollar AS. “Alasannya, indikasi credit default swap (CDS) relatif turun. Artinya, risiko investasi di Indonesia cenderung menurun. Sehingga membuka peluang untuk penguatan rupiah,” ujar Mika.

Prediksi Klara, pairing USD/IDR, hari ini, akan bergerak di kisaran antara 9.390-9.490. Proyeksi Mika, pasangan USD/IDR bergerak di rentang antara 9.430 hingga 9.480.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×