kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rupiah Spot Menguat ke Rp 16.328 Per Dolar AS pada Selasa (21/1) Pagi


Selasa, 21 Januari 2025 / 09:48 WIB
Rupiah Spot Menguat ke Rp 16.328 Per Dolar AS pada Selasa (21/1) Pagi
ILUSTRASI. Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (2/1/2025). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat ditutup menguat 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.197 per dolar AS didorong oleh intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing (valas). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.


Sumber: Reuters,Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya di hadapan dolar Amerika Serikat Selasa (21/1), di tengah fokus pasar terhadap kebijakan Presiden Donald Trump.

Melansir Bloomberg, pukul 09.40 WIB, rupiah pada level Rp 16.328 per dolar AS atau menguat 0,24% dari posisi sebelumnya Senin (20/1) di Rp 16.367 per dolar AS.

Baca Juga: Pasca Pelantikan Donald Trump, Hari Ini Rupiah Berpotensi Kembali Melemah

Sementara itu, pagi ini dolar AS rebound dalam perdagangan Asia yang bergejolak. Setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa Amerika mungkin akan memberlakukan tarif terhadap Kanada dan Meksiko dalam waktu dekat, meskipun detail lebih lanjut belum diberikan.

Trump menyebut timnya sedang mempertimbangkan tarif sekitar 25%, yang bisa diumumkan pada 1 Februari, namun tidak memberikan rincian lainnya.

Komentar tersebut memicu reaksi spontan berupa penurunan pada dolar Kanada dan peso Meksiko, yang membantu dolar AS memangkas kerugian yang dideritanya pada hari Senin.

Dolar naik 1,2% menjadi 1,4475 dolar Kanada, sementara menambahkan 1,3% terhadap peso.

Indeks dolar AS melonjak 0,6% menjadi 108,65, setelah sebelumnya anjlok 1,2% pada hari Senin, yang merupakan penurunan harian terbesar sejak akhir 2023.

Baca Juga: Dolar AS Melemah akibat Indikasi Tarif Trump yang Lebih Terkendali

Euro turun kembali ke $1,0364, setelah sebelumnya mencapai puncak di $1,0434. Uni Eropa, yang memiliki surplus perdagangan besar dengan AS, dianggap sebagai target utama tarif Trump.

Dolar AS pulih 0,3% terhadap yen Jepang menjadi 156,06, setelah sebelumnya menyentuh titik terendah lima minggu di 154,90.

Yen sebelumnya menguat minggu lalu karena ekspektasi meningkatnya suku bunga oleh Bank of Japan pada pertemuan kebijakan Jumat ini.

Dolar juga naik 0,3% terhadap yuan China ke 7,2847. Trump sebelumnya mengancam China dengan tarif hingga 60%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×