Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang Garuda di pasar spot dibuka melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.
Mengutip Bloomberg, Selasa (18/8/2026), rupiah spot berada di level Rp 17.840 per dolar AS pada pukul 09.15 WIB.
Rupiah melemah 0,26% dibandingkan pada Senin (17/8) yang berada di level Rp 17.794 per dolar AS. Kemarin rupiah ditutup menguat 0,16% dibandingkan harga penutupan pada akhir pekan lalu.
Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,23% ke Rp 17.786 per Dolar AS pada Senin (17/8) Pagi
Sebelumnya, Syafruddin Karimi, Ekonom Universitas Andalas memperkirakan, arah rupiah Selasa (18/8) akan ditopang oleh pelemahan dolar AS, penurunan yield US Treasury, dan peluang masuknya arus dana ke rupiah.
"Tapi ruang apresiasi tetap terbatas karena pasar menunggu sinyal kebijakan BI dan respons investor setelah libur domestik," ujar Syafruddin.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah didukung serangkaian data-data ekonomi AS yang melemah, seperti indeks sentimen konsumen dan data penjualan ritel AS.
Hal ini memicu ekspektasi bahwa The Fed akan bernada dovish pada risalah pertemuan FOMC pekan ini.
Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Stagnan pada Level Rp 17.877 per Dolar AS pada Kamis (13/8/2026)
Lukman memperkirakan, rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp 17.750–Rp 17.850 per dolar AS. Sedangkan prediksi Syafruddin, rupiah dapat menguat terbatas di kisaran Rp 17.72–0Rp 17.880 per dolar AS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
