kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.958   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.018   8,79   0,15%
  • KOMPAS100 776   2,40   0,31%
  • LQ45 594   1,46   0,25%
  • ISSI 209   0,77   0,37%
  • IDX30 329   0,75   0,23%
  • IDXHIDIV20 421   2,08   0,50%
  • IDX80 89   0,22   0,25%
  • IDXV30 115   0,76   0,67%
  • IDXQ30 108   0,40   0,37%

Bach Multi Global (BACH) Dapat Kredit Rp 450 Miliar dari Maybank, Ini Peruntukannya


Jumat, 02 Oktober 2026 / 08:22 WIB
Bach Multi Global (BACH) Dapat Kredit Rp 450 Miliar dari Maybank, Ini Peruntukannya
ILUSTRASI. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) (Dok/BACH)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) memperoleh fasilitas kredit dengan nilai maksimal Rp 450 miliar dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal sekaligus memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan.

Sekretaris Perusahaan Bach Multi Global Audia Michael Septian dalam keterbukaan informasi di BEI menjelaskan, perjanjian kredit dilakukan pada 30 September 2026.

Fasilitas kredit tersebut terbagi menjadi dua bagian. Pertama, fasilitas pinjaman berjangka dengan plafon maksimal Rp 300 miliar. Fasilitas ini memiliki tenor lima tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian dan akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure) BACH.

Baca Juga: Penjualan ACES Naik 6,7% Jadi Rp 6,1 Triliun Agustus 2026, Begini Analisa Maybank

Kedua, BACH memperoleh fasilitas Omnibus Working Capital dengan plafon maksimal Rp 150 miliar atau ekuivalennya dalam mata uang asing. Fasilitas ini memiliki jangka waktu satu tahun dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.

“Struktur pemberian fasilitas sebagaimana diuraikan di atas akan memungkinkan perusahaan memperoleh pendanaan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan usaha perusahaan,” papar Audia dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (1/10/2026). 

Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset, serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi ini mengaku, perjanjian kredit tersebut tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha BACH.

Dari sisi ketentuan pasar modal, transaksi fasilitas kredit tersebut masuk dalam kategori transaksi material. Pasalnya, nilai transaksi melebihi 50% dari total ekuitas BACH berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 Juni 2026 yang telah disertai laporan akuntan atas hasil reviu.

Meski demikian, transaksi tersebut termasuk dalam Transaksi Material yang dikecualikan karena berasal pinjaman dari perbankan. 

Harga saham BACH ditutup turun 2,22% di level Rp 352 per saham pada Kamis (1/10/2026). Dalam sebulan saham BACH menurun 23,48%. 

Baca Juga: UU Reforma Agraria Disahkan, Maybank Awasi Emiten Properti yang Punya Landbank Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×