kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah menguat sementara terhadap dollar AS


Rabu, 22 April 2015 / 17:10 WIB
ILUSTRASI. 5 Dampak Konsumsi Daging Kambing Berlebihan, Awas Kolesterol Jahat. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mata uang Merah Putih ditutup menguat pada perdagangan Rabu (22/3). Di pasar spot, rupiah menguat 0,46% dibanding hari sebelumnya menjadi 12.895. Sementara kurs tengah di Bank Indonesia, rupiah melemah tipis 10 poin dibanding hari sebelumnya menjadi 12.952.

Trian Fatria, Research and analyst Divisi Treasury PT BNI Tbk menjelaskan, penguatan rupiah didominasi oleh faktor domestik. Sentimen positif penggerak rupiah antara lain masuknya aliran modal (capital inflow) di bursa saham dalam negeri dan naiknya harga obligasi domestik. Selain itu, penguatan rupiah makin dikukuhkan oleh intervensi dari Bank Indonesia (BI). Untuk diketahui, BI melakukan intervensi apabila volatilitas rupiah lebih dari 10% dalam sehari.

“Adapun faktor eksternal yang mendukung rupiah adalah spekulasi pelaku pasar mengenai penundaan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS,” ujar Trian.

Trian bilang, menjelang pertemuan Bank Sentral AS (The Federal Reserve), isu kenaikan suku bunga kembali mengemuka. Namun, mengingat data ekonomi AS yang kompak melemah sejak awal April, pelaku pasar pesimistis bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Trian menduga, pergerakan rupiah pada Kamis (23/4) akan ditentukan oleh data perumahan AS yang akan di rilis pada Rabu (22/4), malam. Berdasarkan prediksi, data perumahan AS sepanjang Maret 2015 sebesar 5,04 juta. Apabila rilis data perumahan lebih tinggi dari prediksi, maka otot dollar AS akan kembali menguat. Kondisi ini berdampak pada depresiasi rupiah.

Trian memprediksi rupiah pada Kamis (23/4) akan melemah dulu di kisaran 12.850-13.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×