kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah mencari peluang


Kamis, 16 Juni 2016 / 07:34 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada bulan Mei kemarin, membikin rupiah sumringah. Di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap pertemuan FOMC, data tersebut mampu membawa rupiah ke posisi lebih baik.

Di pasar spot, Rabu (15/6), rupiah menguat 0,94% ke Rp 13.355 per dollar AS. Tapi mengacu data kurs tengah BI, rupiah menurun 0,28% ke Rp 13.398 per dollar AS.

Meski surplus, menurut Resti Afiadinie, Analis Tresuri Bank BNI, bilang, neraca perdagangan mengempis. Tapi, pasar tetap memandang positif, sebab penurunan ekspor dan impor tak setajam bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik mencatat, neraca perdagangan surplus US$ 375,5 juta. Ekspor US$ 11,51 miliar dan impor US$ 11,14 miliar. Sepanjang Januari-Mei 2016 neraca perdagangan surplus US$ 2,7 miliar.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst Monex Investindo Futures, menilai, laju rupiah tergantung hasil FOMC dan rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. “Harapan pasar BI masih mempertahankan suku bunga,” ujar dia.

Resti memprediksi, rupiah hari ini (16/6) di rentang Rp 13.330 - Rp 13.430 per dollar AS. Adapun Putu menerka antara Rp 13.240 hingga Rp 13.500 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×