kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Rupiah menanti neraca dagang dan hasil RDG


Rabu, 15 Juni 2016 / 06:40 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Terjangan isu eksternal buat rupiah terjungkal. Di pasar spot, Selasa (14/6) nilai tukar rupiah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,71% menjadi Rp 13.393. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,53% ke Rp 13.273.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual menjelaskan, isu Brexit dan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) menekan mata uang emerging market termasuk rupiah. "Investor akhirnya beralih ke aset yang lebih aman," ujarnya.

Sentimen negatif juga datang dari rencana pemangkasan anggaran belanja negara tahun 2016. Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Albertus Christian bilang, pergerakan rupiah kini menanti data neraca perdagangan Indonesia yang dirilis Rabu (15/6) dan hasil Rapat Dewan Gubernur BI.

Pada Rabu (14/6), Christian menduga, rupiah melemah dan bergerak pada rentang Rp 13.300-Rp 13.420 per dollar AS. Sedangkan David menebak, rupiah menguat terbatas di kisaran Rp 13.300- Rp 13.450 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×