kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.790   11,00   0,07%
  • IDX 8.125   2,67   0,03%
  • KOMPAS100 1.144   6,73   0,59%
  • LQ45 831   7,32   0,89%
  • ISSI 287   -2,06   -0,71%
  • IDX30 432   2,46   0,57%
  • IDXHIDIV20 519   4,44   0,86%
  • IDX80 128   0,97   0,77%
  • IDXV30 141   0,32   0,23%
  • IDXQ30 140   0,64   0,46%

Rupiah masih sideways sepekan ke depan


Jumat, 07 April 2017 / 20:05 WIB
Rupiah masih sideways sepekan ke depan


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah masih memiliki banyak tenaga untuk menghadapi tekanan eksternal. Analis memperkirakan, laju mata uang garuda akan kembali mendatar sepekan ke depan.

Di Pasar Spot, Jumat (7/4) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat 0,06% ke level Rp 13.321 dibanding sehari sebelumnya. Dalam sepekan terakhir rupiah cenderung bergerak flat.

Nurdiyanto, Analis Riset Treasury PT Bank Negara Indonesia menjelaskan, rilis cadev Indonesia bulan Maret mencapai level tertinggi sejak Agustus 2011. Hal ini membuat rupiah cukup perkasa di tengah sentimen yang menekan aset beresiko setelah serangan Amerika Serikat (AS) ke Suriah.

"Sedangkan pergerakan dollar AS juga masih positif menanti data Non Farm Payroll (NFP) dan hasil pertemuan Presiden AS, Donald Trump dengan Perdana Menteri China, Xi Jinping," ujarnya.

Sentimen dari Suriah menurut Nurdiyanto masih akan mempengaruhi rupiah sepekan ke depan. Di samping itu, rilis NFP AS bulan Maret serta hasil pertemuan Trump dengan Jinping akan turut menjadi penggerak rupiah dari sisi eksternal.

Sementara dari sisi internal, rupiah menanti angka neraca perdagangan bulan Februari. "Sepertinya neraca perdagangan masih akan surplus. Apalagi indeks manufaktur dalam negeri naik," lanjutnya.

Nurdiyanto memprediksi rupiah dalam sepekan ke depan akan kembali sideways.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×