kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Saham KRAS di Level 300-an, Intervensi Danantara Buka Peluang Pembalikan Kinerja


Senin, 09 Februari 2026 / 05:30 WIB
Saham KRAS di Level 300-an, Intervensi Danantara Buka Peluang Pembalikan Kinerja
ILUSTRASI. Saham KRAS berada di level 300-an. Dukungan Danantara dan proyek pabrik slab dinilai menjadi katalis positif bagi prospek jangka panjang


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Investor disarankan mencermati saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yang saat ini bergerak di kisaran level 300-an. Saham KRAS memiliki prospek menjanjikan karena akan dapat proyek dari Danantara.

Harga saham KRAS pada penutupan perdagangan Jumat (6/2/2026) berada di level Rp336 per saham, turun tipis 1,18% dibandingkan hari sebelumnya.

Meski harga sahamnya masih relatif rendah, emiten baja milik negara ini dinilai memiliki prospek bisnis yang membaik seiring dukungan proyek strategis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.

Baca Juga: Saham BREN, CUAN, dan HRTA Masuk IDX80, Cermati Rekomendasi Analis

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan Danantara melakukan intervensi langsung untuk memperbaiki kinerja Krakatau Steel.

Menurut Dony, langkah tersebut mulai menunjukkan hasil positif, terlihat dari perbaikan kondisi keuangan KRAS yang kini memasuki fase menuju sehat.

Selain restrukturisasi, Danantara juga berinisiatif membangun pabrik slab di Cilegon, Banten, dengan kapasitas produksi hingga 3 juta ton per tahun tanpa menggandeng mitra asing.

Pembangunan pabrik slab ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor bahan baku baja dan menciptakan industri baja nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Corporate Secretary Krakatau Steel, Fedaus, mengatakan KRAS mendapat dua proyek hilirisasi yang masuk program percepatan Presiden Prabowo Subianto.

Proyek tersebut meliputi pengolahan pasir besi untuk bahan baku slab dan proyek nikel untuk produksi stainless steel, yang dikelola melalui Danantara Asset Management.

Tonton: Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin, Pasien Cuci Darah Terancam!

Saat ini, kedua proyek tersebut masih berada pada tahap feasibility study yang diperkirakan berlangsung selama dua bulan ke depan.

Tambahan produksi dalam negeri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan baja nasional yang tumbuh sekitar 5%–6% per tahun dan mengurangi impor.

Pada 2026, KRAS menargetkan produksi 1,2 juta–1,3 juta ton, meningkat dari realisasi produksi 2025 yang mencapai 936 ribu ton.

Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas, Fath Aliansyah, menilai KRAS berpotensi mengalami pembalikan kinerja apabila restrukturisasi berjalan optimal, meski membutuhkan waktu.

Analis juga menilai pengurangan impor baja dan perlindungan antidumping menjadi katalis utama perbaikan margin KRAS.

Sejumlah sekuritas merekomendasikan beli hingga speculative buy untuk KRAS dengan target harga berkisar Rp358–Rp450 per saham, seiring prospek jangka panjang yang membaik.

Miliarder India Anil Ambani Kembali Jadi Sorotan Kali Ini Terjerat Skandal Epstein

Selanjutnya: Erosi Kelas Menengah, Ancaman Middle Income Trap

Menarik Dibaca: Ucapan HPN 2026 Siap Bangkitkan Semangat Jurnalisme, Selamat Hari Pers Nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×