Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus melemah dan kembali tembus ke atas Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) jelang tengah hari ini. Senin (27/7/2026) pukul 10.30 WIB, rupiah akhirnya kembali ke level Rp 18.001 per dolar AS.
Ini membuat rupiah melemah 0,21% dibanding penutupan hari Jumat (24/7/2026) yang berada di Rp 17.963 per dolar AS. Kembalinya rupiah ke level Rp 18.000 terjadi setelah di 7 sesi sebelumnya, rupiah bertengger di bawah Rp 18.000 per dolar AS.
Pelemahan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia. Di mana, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,42%. Disusul, baht Thailand yang melesat 0,38%.
Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari BI, Ini Dampaknya ke Rupiah dan Pasar Keuangan
Selanjutnya ada peso Filipina terkerek 0,18% dan ringgit Malaysia terangkat 0,17%. Lalu, yen Jepang terapresiasi 0,14% pada perdagangan pagi ini.
Berikutnya, yuan China dan dolar Singapura terlihat naik, masing-masing 0,05% dan 0,04%. Diikuti, dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,006%.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 0,57%.
Kemudian ada dolar Taiwan yang melemah tipis 0,07% terhadap the greenback jelang tengah hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














