kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rupiah Jisdor Terus Melemah ke Rp 15.681 Per Dolar AS Hari Ini (3/11)


Kamis, 03 November 2022 / 15:36 WIB
Rupiah Jisdor Terus Melemah ke Rp 15.681 Per Dolar AS Hari Ini (3/11)
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor melemah 0,18% ke Rp 15.681 per dolar AS


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia masih dalam tekanan. Kamis (3/11), rupiah Jisdor berada di level Rp 15.681 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah Jisdor melemah 0,18% dibanding hari sebelumnya yang berada di level Rp 15.652 per dolar AS. Ini juga jadi level terburuk rupiah Jisdor sejak pertengahan April 2020.

Pergerakan rupiah Jisdor ini juga sejalan dengan rupiah spot. Di mana, rupiah spot ditutup melemah 0,31% ke Rp 15.695 per dolar AS.

Hingga 15.00 WIB, seluruh mata uang di kawasan pun melemah. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,61%.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 15.695 Per Dolar AS, Posisi Terlemah Sejak 9 April 2020

Selanjutnya, won Korea Selatan juga ditutup ambles 0,44% dan yuan China tergelincir 0,36%. Disusul, baht Thailand yang tertekan 0,34%.

Berikutnya, dolar Taiwan yang sudah ditutup koreksi 0,3% serta dolar Singapura yang terdepresiasi 0,24%. Lalu, ringgit Malaysia tertekan 0,18%.

Kemudian, rupee India dan yen Jepang turun, masing-masing 0,12% dan 0,03% pada perdagangan sore ini.

Diikuti, dolar Hong Kong yang terlihat melemah tipis 0,003% terhadap the greenback.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×